Ciri Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Administrasi Pembangunan

Pembedaan  konsep administrasi negara dengan administrasi pembangunan dapat dilihat dari ciri yang melekat pada keduanya. Administrasi pembangunan masih mendasarkan diri pada prinsip administrasi negara dan peralatan analisis administrasi pembangunan masih memakai peralatan analisis administrasi negara. Namun begitu, administrasi pembangunan rnempunyai ciri yang lebih maju  dari administrasi negara.  Beberapa ciri pembedaan tersebut sebagai berikut:

A.  Ciri Administrasi Negara

  1. Lebih banyak terkait dengan lingkungan masyarakat negara maiu.
  2. Dalam ilmu administrasi negara terdapat kelompok yang cenderung berpendapat turut berperannya administrasi negara dalam proses perumusan kebijaksanaan, tapi peranan itu tetap masih kurang ditekankan. Bahkan ada yang menyebut administrasi negara bersikap netral terhadap tujuan-tujuan pembangunan/masyarakat.
  3. Lebih menekankan kepada pelaksanaan yang tertib/efisien dari unit-unit kegiatan pemerintahan pada waktu itu. Orientasi hanya masa kini.
  4. 4.     Lebih menekankan pada tugas-tugas umum (rutin) dalam rangka pelayanan masyarakat (public service) dan tertib pemerintah (law of order). Administrasi negara lebih bersikap sebagai balancing agent.
  5. Sebagai akibat dari hal yang disebutkan sebelumnya, rnaka administrasi negara iebih melihat kepada kerapian aparatur administrasi itu sendiri.
  6. Dalam administrasi negara seakan-akan ada kesan menempatkan administrator dalam aparatur pemerintah sekedar sebagai pelaksana.
  7. Lebih berpendekatan legalitas (legalitas approach).

B. Ciri Administrasi Pembangunan

  1. Lebih memberi tekanan / perhatian terhadap lingkungan masyarakat yang berbeda-beda, terutama bagi lingkungan masyarakat negara baru berkembang.
  2. Administrasi pembangunan mempunyai peran aktif dan berkepentingan (Comitted) terhadap tujuan-tujuan pembangunan, balk dalam perumusan kebijaksanaannya maupun dalam pelaksanaannya yang efektif: bahkan administrasi ikut serta mempengaruhi tujuan-tujuan pernbangunan rnasyarakat dan menunjang pencapaian tujuan-tujuan sosial, ekonomi, dll yang dirumuskan kebijaksanaannya rnelalui proses politik.
  3. Justru berorientasi kepada usaha-usaha yang mendorong perubahan- perubahan (inovasi) ke arah keadaan yang dianggap lebih baik untuk suatu masvarakat di masa depan. Berorientasi masa depan.
  4. Lebih berorientasi kepada pelaksanaan tugas-tugas pembangunan (Development Functions) dari pemerintah. Dalam hal ini adalah kemampuan untuk merumuskan kebijakan pembangunan dan pelaksanaanya yang efektif seperti yang telah disebutkan terdahulu. Juga dapat disebutkan sebagai kemampuan dan pengendalian instrumen-instrumen bagi pencapaian tujuan-tujuan pembangunan. Administrasi pembangunan bersikap sebagai development agent.
  5. Administrasi pembangunan harus mengkaitkan diri dengan substansi perumusan kebijaksanaan dan pelaksanaan tujuan-tujuan pembangunan diberbagai bidang yaitu ekonomi, sosial, budaya dll. Dengan perkataan lain administrasi dari kebijakan dan isi program-program pembangunan.
  6. Dalam administrasi pembangunan, administrator dalam aparatur pemerintah juga bisa sebagai penggerak perubahan (change Agent).
  7. Lebih berpendekatan lingkungan (Ecological Approach) berorientasi kepada kegiatan (Action Oriented) dan bersifat pemecahan masalah (Problem Solving).

Berdasarkan pembedaan ciri tersebut, dapat dikatakan bahwa administrasi pembangunan adalah suatu pendekatan atau pemikiran baru dari ilmu administrasi negara. Cara pendekatan tidak saja rnementingkan masalah tertib administrasi termasuk efisiensi kegiatan unit pemerintahan masa kini, melainkan ada pula bagian pendekatan yang rnenunjukkan lebih majunya adiministrasi pembangunan. Ada dua ciri utama yang membedakan dan dianggap paling penting, Pertama; orientasi administrasi pembangunan yaitu kepada usaha-usaha kearah perubahan-perubahan keadaan yang dianggap lebih baik. Bahkan administrasi pembangunan dimaksudkan untuk membantu dan mendorong ke arah perubahan-perubahan mendasar (basic changes) diberbagai bidang sehingga memberikan hasil akhir terdapatnya proses pembanqunan, dan kedua; pendekatan administrasi pembangunan adalah bahwa perbaikan dan penyempurnaan administrasi dikaitkan dengan prospek perkembangan di bidang-bidang lain, seperti ekonomi, sosial, politik dan lain-lain.

Pendekatan administrasi pembangunan merupakan cara pendekatan yang merupakan bagian dari suatu keseluruhan proses pembangunan sebagai suatu proses perubahan sosial yang menyeluruh. Administrasi memberian jasa untuk pembangunan dan menjadi hasil dari pembangunan. Secara khusus  pembangunan ekonomi perlu adanya administrasi yang cocok dan sepadan untuk itu, lalu diharapkan akan menghasilkan administrasi pembangunan yang baik, termasuk para pelaksananya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: